Koordinator ASPAC MER dan Direktur Lembaga Riset Kebudayaan Sanskriti-NEI, Guwati, India, Dr. Jose K. Jacob, SVD mengatakan, para peneliti muda dan senior di bidang misi, pendidikan, dan penelitian akan terlibat dalam Simposium Internasional ini.
“Tujuannya untuk mempertemukan orang-orang dari berbagai macam latar belakang pendidikan. Sehingga nantinya mereka tidak hanya fokus pada satu disiplin ilmu saja, tetapi juga harus multi disiplin ilmu,” jelas Pater Jose.
Sementara itu, Rektor Unwira Kupang, Dr. Philipus Tule, SVD mengatakan, misi Kristen saat ini merupakan tugas panggilan semua anggota gereja, khususnya SVD dan gereja-gereja lokal.
“Di jaman post modern, ada suatu fenomena baru, bahwa ada peralihan kita dari Indonesia, India dan Asia mengirim misionaris ke Eropa. Ini merupakan salah satu perubahan cara berpikir, dan pola berkarya misi dengan membawa kekhasan-kekhasan nilai dari Indonesia, India maupun Asia. Ini juga menjadi hal menarik untuk dikaji melalui studi,” kata Pater Philipus.





Tinggalkan Balasan