Untuk itu dia mengimbau warga yang belum dapat bantuan untuk bersabar menunggu giliran. Khusus untuk pembangunan pos pelayanan Yerusalem GMIT Zaitun, Jeriko memastikan akan memberikan bantuan dari dana pribadi.

Pada kesempatan yang sama, dia juga meyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir, terutama Pemerintah Provinsi NTT yang telah memberikan dukungan untuk pembangunan gereja di Kota Kupang.

Kepala Badan Keuangan Provinsi NTT, Zakarias Moruk menyampaikan Pemerintah Provinsi NTT memberikan bantuan semacam ini hampir di semua kabupaten/kota di NTT. Gubernur atau pejabat yang mewakili akan datang langsung untuk memastikan bantuan untuk pembangunan gereja dan rumah kelor. 
Ketua Majelis Jemaat GMIT Zaitun Tenau, Pdt. Rahel W. R Seran Riwu Lobo, S. Si, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang dan Kepala Badan Keuangan Provinsi NTT, yang telah berkenan memenuhi undangan mereka. Dijelaskannya, Pos Pelayanan Yerusalem ini akan menjadi pusat pelayanan bagi kurang lebih 10 persen jemaat GMIT Zaitun, yang berjumlah 141 KK, terdiri atas kurang lebih 400 jiwa dengan latar belakang pekerjaan yang beragam, seperti buruh pelabuhan, pemulung dan tukang.
Pada kesempatan yang sama, Pdt. Rahel juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Jeriko yang lewat program penataan kotanya telah mengubah wajah Kota Kupang menjadi kota yang indah dengan taman-taman. Diakuinya program tersebut begitu nyata dan Kota Kupang banyak mengalami perubahan. (PKP_Enj)