“Kami sepakat untuk menjadikan NTT- Timor Leste seperti Singapore-Batam, Free Trade Zone di perbatasan, penghapusan Visa, membenahi permasalahan trafic di Imigrasi, investasi di Timor Leste dan Indonesia, supply pakan ternak dan trading,” jelasnya.
Yusak menginginkan adanya kerja sama dengan Timor Leste di bidang maritim. Sebagai CEO Garda Maritim, Yusak mengaku siap menginvestasikan kapalnya, jika ada bantuan dalam proses perijinan.
Ia juga mengajak Timor Leste untuk menginvestasikan energi terbarukan sebagai bahan baku pengganti Batu Bara.
Sebagai respons dari pertemuan itu, pihak CCI – Timor Leste juga akan mengunjungi NTT, dan direncanakan akan ada MoU bersama untuk menjadikan dasar dalam kerja sama Indonesia dan Timor Leste ke depan.
Yusak menambahkan, Kadin NTT telah membuka kantor di Timor Leste yang akan menjadi pusat investasi dan perdagangan produk NTT di Timor Leste. (*)





Tinggalkan Balasan