Pihaknya menawarkan layanan E-Money untuk mempermudah pelayanan retribusi pada jenis retribusi galian C. Layanan ini menurutnya mudah, murah, aman dan handal serta diyakini cepat, valid dan akuntabel.

Sementara Bupati Malaka Dr. Simon Nahak dalam sambutannya menyambut baik berbagai inovasi layanan yang ditawarkan oleh Bank NTT.

“Ini luar biasa, kerja sama bersama sehingga kita bisa membangun Malaka. Apresiasi dengan teman-teman yang mengelola Ban NTT,” tegasnya merinci ada empat potensi di Malaka yang akan digenjot, yakni sektor perikanan dan kelautan, pertanian, peternakan dan keempat, pariwisata.

Saat ini pihaknya sementara fokus pada swasembada pangan serta upaya menggeliatkan roda ekonomi warga dengan fokus pemberdayaan UMKM. Ketika semuanya berjalan, maka akan memudahkan dalam penerapan sistem digitalisasi. 

“Berangkat dari potensi kami, Malaka sangat menggeliat di pertanian dan kami sedang urus merek Beras Nona Malaka. Kami bangun kerjasama dengan Ban NTT agar Bank NTT tolong desain cashingnya. Akan menjadi satu paket, baik 5 Kg, 10 Kg dan seterusnya. Tinggal kita implemengtasikan saja dalam MoU,” ujar Simon Nahak.