Bupati Ngada, Don Bosco Do, hadir dan menganggukkan kepalanya. Apa yang dijelaskan VBL, dipahaminya sebagai sebuah langkah untuk mempercepat kemandirian para warganya yang selama ini fokus menggarap lahannya.

Gubernur menyarankan agar hamparan lahan yang gemuk milik warga, seluruhnya dimanfaatkan untuk ditanami jagung. Termasuk lahan persawahan.

“Setelah panen padi, lanjut tanam jagung. Nah jagung ini usianya Cuma 100 hari, dan di hari ke-80 sudah bisa ditanami lagi di sebelahnya. Kita punya lahan yang sangat bagus, sangat banyak, jangan dibiarkan kosong,” tegas VBL.

Berulangkali dia menantang Pemkab Nagekeo untuk bergerak cepat memanfaatkan lahan tidur.

Bupati Nagekeo, Don Bosco Do yang ditantang, mengiyakan. “Benar pak gub, kita disini punya lahan yang luas dan saya pastikan akan tergarap. Lahan kita banyak, hanya warga penggarapnya saja yang kurang namun dengan bantuan alat berat, saya yakin bisa,” ujarnya. Bahkan di tahun ini, mereka sudah siapkan 2.000 hektar lahan yang siap ditanami jagung.