“Ke depan kita juga melihat potensi untuk membantu permodalan bagi mama-mama bambu yang ingin mengembangkan usaha baik di lahan sendiri maupun lahan pemerintah atau pihak lainnya agar terbangun sistem yang baru memanfaatkan potensi bambu,” katanya.
Ia berharap sistem yang akan terbangun bisa menjadi penopang bagi masyarakat dan juga inspirasi untuk dunia perempuan yang mau bekerja memanfaatkan bambu menjadi salah satu potensi ekonomi baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kebutuhan industri.
Mama Ince Sadho ketua kelompok tani mama-mama Bambu desa Menggeruda mengakui sejak hadirnya program bambu telah memberikan manfaat bagi peningkat ekonomi keluarga.
“Harus kami akui bahwa sejak adanya progran penanaman bambu ini sungguh membantu meningkatkan ekonomi keluarga dari yang sebelumnya kami tidak bisa menghasilkan apa-apa,” ungkap Mama Ince dengan polosnya di hadapan Gubernur NTT.
Mama Ince berharap agar program yang baik ini tetap ditingkatkan sehingga semua mama-mama di desa Menggeruda maupun di desa-desa lainnya di Kabupaten Ngada bisa memiliki penghasilan karena menekuni usaha melalui tanam bambu.





Tinggalkan Balasan