“Apalagi kami punya pelanggan tetap, mereka bilang malas masuk ke sini, karena terlalu macet sehingga mereka beli di luar. Nah mau bilang apa kalau sudah begitu,” ungkap FH.
“Kami meminta kepada pemerintah untuk bujak terhadap hal ini, karena kami ini juga warga pasar. Jika kami menggunakan tindakan kami sendiri, tidak bagus juga. Kami hanya serahkan kepada pemerintah bagaimana tindakan selanjutnya berkaitan dengan persoalan ini,” harap FH.
Senada, salah satu pedagang berinisial HJ menyampaikan hal yang sama. Menurut HJ, saat ini akses masuk ke dalam pasar semakin sulit akibat dari kebijakan relokasi tersebut.
Menurutnya, barang dari agen tidak bisa masuk ke dalam area pasar, karena terhalang kemacetan di dalam wilayah Pasar.
Ia berharap pemerintah Kabupaten Manggarai segera merespons persoalan ini agar aktivitas pasar pedagang di Pasar Inpres Ruteng segera kembali normal. (*)





Tinggalkan Balasan