“Usaha ini berjalan sebenarnya ingin menjawab kebutuhan mahasiswa kami, mahasiswa kami itu kita sudah dengan berbagai cara pelayanannya mulai dari uang kuliah murah, uang kuliah diangsur dan yang terakhir ini uang kuliah bisa dibayar dengan hasil bumi,” ungkap Erwin Prasetyo.
Erwin mengaku bahwa program ini sudah direncanakan sejak dirinya belum menjadi rektor IKIP Muhammadiyah Maumere dan pada saat itu masih dijabat oleh H. Rodja Abdul Natsir namun pada saat itu terkendala fasilitas, sehingga hari ini kita membuktikan bahwa kita punya unit usaha untuk menerima hasil bumi dari mahasiswa.
Lebih lanjut Erwin berharap, mudah-mudhan unit usaha itu menjadi motivasi buat mahasiswa karena mahasiswa, IKIP Muhammadiyah Maumere lebih banyak didominasi dari keluarga petani dan nelayan.
“Jadi mudah-mudahan usaha ini bisa merambah ke hasil laut untuk membantu orang tua mahasiswa yang bekerja sebagai nelayan. Intinya kita mau punya pelayanan yang baru untuk mahasiswa, dan ada pendapatan baru untuk kampus,” ungkapnya.



Tinggalkan Balasan