Hukrim  

Kejati NTT Siapkan Lima JPU untuk Sidang Kasus Penkase

Sebelumnya, Penyidik Polda NTT telah melimpahkan barang bukti bersama tersangka RB alias Randy Badjideh ke Kejasaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, Kamis 31 Maret 2022 kemarin.

Abdul Hakim (Foto: Eman Krova)

Kupang, KN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT menyiapkan lima Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menangani kasus pembunuhan Astrid dan Lael, dengan tersangka RB alias Randy Badjideh.

Pernyataan itu disampaikan Kasipenkum Kejati NTT Abdul Hakim, usai melakukan penyerahan aset tanah milik Pemerintah Daerah Manggarai Barat di Kantor Gubernur NTT, Jumat 1 April 2022.

Menurut Hakim, pihaknya telah menyiapkan jaksa yang handal dalam kasus Penkase. Namun, ia tidak menyebutkan nama-nama jaksa yang akan menangani kasus tersebut.

“Ia ada lima Jaksa Penuntut Umum yang akan menangani kasus pembunuhan Astrid dan Lael,” ujar Abdul Hakim kepada sejumlah awak media.

BACA JUGA:  Bupati Manggarai Berharap RPJMD Menyentuh Kebutuhan Kepentingan Masyarakat

Sebelumnya, Penyidik Polda NTT telah melimpahkan barang bukti bersama tersangka RB alias Randy Badjideh ke Kejasaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, Kamis 31 Maret 2022 kemarin.

Usai diserahkan ke Kejari Kota Kupang, tersangka Randy kemudian dititipkan kembali ke Rutan Polda NTT selama 20 hari, hingga proses persidangan dilakukan.

Sebelum masa tahanan 20 hari selesai, dalam waktu dekat Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan segera membuat dakwaan dan melimphkan berkas tersangka Randy ke Pengadilan untuk disidangkan. (*)