“Kami berbeda dalam pilihan politik pilkada 2018. Meski begitu, tak satupun WA saya yang tidak dibalasnya. Saya pernah bilang bahwa, saya tetap kritis dan jawaban dari beliau ketika itu adalah teruslah kirtik, saya tidak alegri. Saya suka itu dan mesti begitu,” ujar Mensi Anam menirukan jawaban Jagur Stefanus di tahun 2018 lalu.

Saat mendapat kabar terkait meninggalnya Jaghur Stefanus ini, Mensi Anam mengaku meneteskan air mata karena mengenang kembali beberapa moment penting saat Jaghur Stefanus masih hidup.

Mensi mengaku pernah mendatangi ruang kerja Jaghur Stefanus saat masih menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BPK) Matim. Ketika itu, Kata Mensi, dirinya bertamu dengan tujuan menanyakan Jaghur Stefanus yang diwacanakan maju sebagai Calon Wakil Bupati.

“Beliau cerita jujur kepada saya, tidak berambisi sama sekali. Beliau mengatakan sesungguhnya mau jadi Calon DPRD Kabupaten dan masuk melalui Partai Hanura,” ujar Mensi mengulangi jawaban Wabup Jaghur.