“Inilah yang menjadi panggilan kami sebagai organisasi kader untuk hadir memfasilitasi setiap kader yang mau berusaha namun ketiadaan modal. Organisasi ini adalah media yang sejatinya melaksanakan tugas-tugas sebagai fasilitator, sehingga kami ingin agar dengan kerjasama ini mereka bisa menikmati keberhasilan seperti yang dirasakan orang lain,” kata Stenly Boymau.
Pihaknya bersyukur karena setelah bertemu dengan pihak Bank NTT, mereka diterima secara baik, dan ide ini langsung dieksekusi oleh perbankan.
Diakui Stenly, saat itu disepakati untuk pihak Karang Taruna Kota Kupang memfasilitasi pihak perbankan dengan pengurus di tingkat kelurahan untuk selanjutnya penjaringan dilakukan oleh organisasi di kelurahan. Setelah data-data itu terkumpul, akan diserahkan ke pihak perbankan untuk diverifikasi dan dilakukan sosialisasi.
“Jadi dalam kerja sama ini, Karang Taruna memfasilitasi kader dengan pihak perbankan. Selanjutnya akan ada ruang sosialisasi. Kita dilayani dengan Skim Kredit Mikro Merdeka, atau kredit tanpa anggunan dan tanpa bunga,” jelas Stenly menambahkan.



Tinggalkan Balasan