“Itu sudah diketok (diputuskan, red) dalam RUPS. Saya kan bisa baca laporan. Saya bilang harus hati-hati ke depan. Kita sudah tanya Dirut dan benar ini risiko perusahaan,” ucap Wali Kota Kupang.
Jeriko menambahkan, Bank NTT sudah ada pada trek yang benar. Sehingga jangan sampai ada opini yang berkembang bahwa ini adalah kesalahan pemegang saham.
Ketika ditanya soal hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Wali Kota menegaskan bahwa sama sekali tidak ada masalah.
“Nggak ada masalah. Laporan akuntan publik pun sudah selesai,” tandas Wali Kota Kupang. (*)
Halaman





Tinggalkan Balasan