Hanya dua provinsi yang mengalami kontraksi yakni Bali dan Papua Barat. Optimisme ekonomi daerah ini juga mendorong bisnis Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke arah yang lebih positif. Secara industri, per Oktober 2021 kredit BPD tumbuh 5,60 % secara tahunan atau menjadi Rp 512,14 triliun.
Kemudian, dana pihak ketiga (DPK) naik 5,55% secara tahunan menjadi Rp. 713,17 triliun.
“Rapor positif BPD tidak terlepas dari kerja keras seluruh insan BPD dalam mempertahankan kinerja masing-masing bank. Tahun ini Infobank kembali memberikan apresiasi kepada BPD-BPD terbaik melalui ‘Rating BUMD Keuangan Versi Infobank 2022’,” demikan tulis Infobank.
Mereka merinci, sebanyak 20 bank dari 26 BPD berhasil menyabet predikat ‘The Best’ pada rating kali ini.
Empat BPD masuk dalam kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 2 atau memiliki modal inti diatas Rp6 triliun sampai dengan Rp14 triliun sedangkan sisanya 16 BPD berada pada KBMI 1 atau memiliki modal inti sampai dengan Rp6 triliun.
Dan, Bank NTT masuk dalam KBMI 1 dengan total aset Rp10 triliun sampai dengan di bawah Rp25 triliun. Dalam kategori ini, Bank NTT bersanding dengan sejumlah bank yang juga memperoleh predikat sama.



Tinggalkan Balasan