“Saya yakin dalam satu tahun ini saya berhasil mengangsurnya. Nanti kalau sudah habis, kalau bisa ditambah lagi dengan nilai yang lebih besar lagi,” ungkapnya disambut tawa seluruh yang hadir.  “Saya minta terimakasih banyak atas bantuannya tanpa bunga,” tambahnya.

Untuk diketahui, skim kredit Mikro Merdeka adalah terobosan cerdas dari Gubernur Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang adalah Pemegang Saham Pengendali (PSP) pada Bank NTT untuk membangkitkan semangat dan harapan agar perekonomian masyarakat NTT menjadi lebih baik dan membebaskan masyarakat dari belenggu rentenir.

Kredit jenis ini hadir untuk memotong mata rantai rentenir, masyarakat pun dimudahkan karena tanpa bunga dan tanpa agunan.

Skema ini ditengarai akan memudahkan para pelaku ekonomi dalam memperoleh permodalan dengan Mudah, Murah dan Cepat. Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menjelaskan, total penyaluran Kredit Mikro Merdeka secara konsolidasi pada 23 kantor cabang Bank NTT adalah mencapai Rp 11.643.450.000,- (Sebelas Milyar Enam Ratus Empat Puluh Tiga Juta Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dengan total jumlah debitur sebanyak 2.212 debitur. (Mediatorstar/KN)