Atas nama pengurus Majelis Klasis Kota Kupang periode 2020-2023, dia menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang dan jajarannya atas kerja sama dan kemitraan, saling mendukung untuk program pelayanan masyarakat selama ini.

Wilayah Klasis Kota Kupang saat ini memiliki 49 gereja dan 97 pendeta yang aktif bertugas melakukan pelayanan iman jemaat.

Ditambahkannya, dalam persidangan kali ini Majelis Klasis Kota Kupang memberi perhatian serius pada pemberdayaan ekonomi, terutama ekonomi jemaat yang terdampak akibat covid 19.

Fokus lain dari persidangan kali ini adalah masalah stunting, karena menurut Gubernur NTT, angka stunting Kota Kupang tertinggi di NTT.

Menurutnya masalah pemberdaayan ekonomi jemaat dan stunting bukanlah tanggung jawab pemerintah semata tetapi juga tugas para abdi Allah.

Ketua Panitia Persidangan Majelis Klasis Kota Kupang, Noce Nus Loa, SH, M.Si dalam laporannya menyampaikan persidangan akan berlangsung selama 3 hari sejak Selasa (15/2) hingga Kamis (17/2).

Persidangan Majelis Klasis Kota Kupang XII Tahun 2022 ini mengusung tema ‘Roh Kudus Menjadikan dan Membaharui Segenap Ciptaan’ dengan Sub Tema ‘Dengan Kuasa Roh Kudus Kita Bangkit Dari Dampak Bencana’.