Ketiga, rendahnya perhatian Pemerintah Daerah dalam upaya perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat Kabupaten Lembata yang berimbas pada tergusurnya hak masyarakat Adat.
“Keempat, lemahnya koordinasi antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Sosial Kemasyarakatan terkhusus Lembaga yang bergerak dalam Bidang perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan Hukum,” ucap Ama Raya.
Kelima, rendahnya perhatian Pemerintah Daerah dalam upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata dan Perdesaan.
Menurut Ama Raya, sebetulnya masih banyak permasalahan yang belum mampu diurai pemerintahan dibawa kendali Paket Sunday ini.
Ia menambahkan, konsep Cincin Ekonomi yang digagas pada awal kepemimpinan Yentji Sinur dan Thomas Ola sampai hari ini tidak kelihatan. Artinya belum ada program yang berhasil dari duet Paket Sunday.
“Jika Paket Sunday kita katakan gagal dalam mewujudkan Lembata tersenyum, maka tidak bisa kita nilai secara terpisah. Kegagalan Pak Yentji adalah kegagalan Pak Thomas sebagai satu kesatuan. Harapan kita Bupati Thomas bisa buat Lembata tersenyum di sisa tiga bulan ini, jika ingin dikenang sebagai Negarawan,” tutupnya. (*)



Tinggalkan Balasan