Menurut BKH, peristiwa itu merupakan dinamika yang sering terjadi dalam partai politik. Namun ia menyayangkan sikap Simpatisan Jeriko yang salah menggunakan panggung untuk menghina partai dan AHY.
“Demo itu saya sangat dukung. Tetapi saya sayangkan para simpatisan yang justru salah gunanakan panggung untuk hina partai dan Ketum AHY,” terang BKH.
Ia menambahkan, akan tiba saatnya, orang yang dihina di NTT akan menjadi pemimpin di negeri ini. Dan peristiwa itu merupakan jalan Tuhan untuk memuluskan langkah AHY menuju Presiden RI.
“Akan tiba saatnya AHY akan memimpin kita semua di negeri ini. Karena Demokrat sudah terbukti memimpin selama 10 tahun, dan mmebawa kesejahteraan bagi rakyat indonesia, khususnya NTT,” pungkas BKH. (*)



Tinggalkan Balasan