“Apalagi selama ini kita gagal panen, karena kurangnya suplai pupuk. Sehingga dengan kehadiran pakar ini, masyarakat dapat dibantu dengan pupuk Top G2 ini,” ujar Maria Elty Jedia.

Dengan demikian, ia berharap agar kehadiran pupuk Top G2 bisa menjadi solusi untuk menjawab tantangan maayarakat. Selain itu, dengan ilmu yang sudah didapat, masyarakat mampu membuka lahan untuk mempercepat proses panen.

Kehadiran pupuk Top G2 juga diharapkan dapat membantu nutrisi pada sektor peternakan. Karena pupuk G2 bisa dimanfaatkan dan membantu para petani di berbagai bidang.

“Pupuk G2 ini lebih hemat, karena bisa membantu membuat lahan yang sudah rusak atau sakit setidaknya membuat lebih efisien dan hemat tenaga, serta uang, dengan cara menggunakan pupuk ini,” pungkasnya.

Untuk mendapatkan pupuk Top G2, harus masuk menjadi agen dan member resmi HWI yang memiliki ID distributor, atau langsung mendatangi distributor centre di Ruteng, Mena dan Hombel. (*)