Di dalam pendidikan seni, peserta didik tidak hanya diajak untuk menghapalkan not balok ataupun not angka. Anak juga tidak boleh hanya diajarkan menyanyi dan bermain musik semata. Melalui musik anak diajar untuk mengasah rasa dan kepekaannya soal situasi sekitar, maupun kepada orang lain.
Seni adalah alat untuk menggerakan hati peserta didik, dan mengajaknya untuk peka serta terlibat aktif di dalam lingkungannya. Di sisi lain seni juga merupakan ekspresi dari diri manusia. Di dalam pelajaran seni, anak diajarkan untuk berani terbuka dan mengekspresikan perasaannya.
Kemampuan mengekspresikan diri ini juga amat penting untuk menjaga kesehatan mentalnya. Sekali haruslah diingat bahwa seni bukan hanya soal mengajar menyanyi, menggambar, atau bermain musik, tetapi juga soal yang lebih dalam, yakni mengasah kepekaan diri pada lingkungan sekitar, dan membiasakan peserta didik untuk mengekspresikan diri secara terbuka semua keinginan maupun pikirannya.
Di dalam ilmu pengetahuan sosial, peserta didik diajarkan soal kelas-kelas sosial yang ada di dalam masyarakat. Misalnya di dalam pemikiran Karl Marx, masyarakat terbelah menjadi dua kelas, yakni kelas proletar yang tak punya modal, dan kelas pemilik modal yang kaya raya.
Ajaran ini tidak boleh berhenti menjadi teori belaka. Nilai di baliknya adalah bahwa peserta didik perlu belajar tentang nilai empati dan solidaritas pada kelas sosial yang berbeda dari mereka. Teori bertujuan untuk membuat hidup manusia lebih bermutu, dan bukan hanya sekedar untuk dihapal belaka.
Di dalam semua mata pelajaran, peserta didik juga diminta untuk belajar mengenai nilai pentingnya kerja sama, kejujuran, ketekunan, komitmen, kerja keras, manajemen waktu, dan kesetiaan yang tertanam di dalam setiap mata pelajaran. Ini semua harus diangkat oleh para guru, sehingga peserta didik memahaminya secara tepat, dan melakukannya di dalam kehidupan.
Pemahaman akan sesuatu juga harus melahirkan kecintaan dan penghargaan pada sesuatu itu. Ilmu bukan sekedar teori ataupun rumus untuk dihafalkan, tetapi juga ajakan untuk sungguh menghargai dan mencintai alam semesta, baik alam sosial maupun alam natural. Cinta dan penghargaan yang nantinya kita wujudkan di dalam sikap hidup sehari-hari.







Tinggalkan Balasan