Dia mengatakan, bagi masyarakat yang tidak tertarik pada sektor perikanan, KSP Obor Mas harus mengakomodir dan membina mereka untuk menyiapkan pakan ikan, lobster, ayam maupun babi menggunakan siput.
“Karena ini bukan teori dari Amerika. Siput ini bisa kita pelihara di sawah, dan merupakan sesuatu yang ada di sekitar kita. Karena itu akan digunakan menjadi pakan ternak. Sehingga kopersai saya percayakan untuk maju dan mengisi kekurangan kita di NTT,” harapnya.
Selain KSP Obor Mas, Gubernur Laiskodat mengimbau kepada koperasi lain untuk bersama dan bersinergi dalam melaksanakan kerja-kerja kelembagaan. Karena bekerja sama antara lembaga union kredit dan pemerintah dipercaya mampu mengentas kemiskinan di Provinsi NTT.
“Premis saya bahwa, orang miskin itu lahir dari orang bodok dan malas. Karena itu, kita tidak boleh mendeklarasikan itu. Saya yakin kita memiliki kecerdasan, dan mampu mengatasi masalah kemiskinan ini,” tandasnya.
Sementara itu Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas Andreas Mbete, dalam sambutannya menyatakan, tujuan KSP Kopdit Obor Mas membuka kantor-kantor cabang dalam wilayah NTT, yakni untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan masyarakat NTT melalui layanan pinjaman KUR dan LPDB dengan suku bunga yang rendah, sehingga anggota dapat mengembangkan usaha-usaha produktif untuk meningkatkan pendapatan dan perbaikan ekonomi.



Tinggalkan Balasan