“NTT adalah provinsi termiskin ketiga. Maka lembaga kredit union yang bertumbuh kembang dan membantu rakyat miskin, harus kita dorong. Karena mereka memiliki nilai yang sangat luas biasa,” terangnya.
Ia menerangkan, koperasi harus terus membenahi diri untuk membangun manajemen yang kuat, serta bersinergi dengan pihak pemerintah demi membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kearah yang lebih baik.
“Harapan kita seperti itu. Sehingga saya ucapkan terima kasih kepada Obor Mas, yang telah mengatasi masalah kemiskinan yang ada di NTT. Ini sangat luar biasa karena sudah bantu membangun ekonomi, dan menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah,” ungkapnya.
Sebagai Gubernur, Viktor Laiskodat terus mendorong KSP Obor Mas untuk turut terlibat mengembangkan sektor real, seperti perikanan dan peternakan. Karena Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi yang luar biasa, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Contohnya sekarang, dunia sangat membutuhkan lobster. Karena itu, saya minta kepada KSP Obor Mas untuk terlibat dalam membangun masyarakat pesisir, atau bagi mereka yang tertarik menangkap baby lobster,” jelasnya.
Dia mengatakan, bagi masyarakat yang tidak tertarik pada sektor perikanan, KSP Obor Mas harus mengakomodir dan membina mereka untuk menyiapkan pakan ikan, lobster, ayam maupun babi menggunakan siput.
“Karena ini bukan teori dari Amerika. Siput ini bisa kita pelihara di sawah, dan merupakan sesuatu yang ada di sekitar kita. Karena itu akan digunakan menjadi pakan ternak. Sehingga kopersai saya percayakan untuk maju dan mengisi kekurangan kita di NTT,” harapnya.
Selain KSP Obor Mas, Gubernur Laiskodat mengimbau kepada koperasi lain untuk bersama dan bersinergi dalam melaksanakan kerja-kerja kelembagaan. Karena bekerja sama antara lembaga union kredit dan pemerintah dipercaya mampu mengentas kemiskinan di Provinsi NTT.
“Premis saya bahwa, orang miskin itu lahir dari orang bodok dan malas. Karena itu, kita tidak boleh mendeklarasikan itu. Saya yakin kita memiliki kecerdasan, dan mampu mengatasi masalah kemiskinan ini,” tandasnya.







Tinggalkan Balasan