Dalam kesempatan itu, Bupati Malaka juga menyampaikan bahwa program SAKTI andalan SN-KT bertujuan untuk menyiapkan swasembada pangan, dan 2022 pemerintah akan fokus ke beras Nona Malaka.

“Sementara masih proses peralihan saya fokus membangun Ibukota Kabupaten Malaka yakni Betun. Saat ini, warga Ma’an kalau ke Betun harus waspada karena sudah terpasang trafic light atau lampu jalan. Kita harus bikin yang berbeda dan suatu Kabupaten supaya terlihat berbeda, harus ada profil ibukotanya,” jelasnya.

Bupati Simon Nahak juga secara tegas menyampaikan kepada warga Ma’an dan OPD yang hadir dalam tenda itu, bahwa siapapun yang berani mencuri uang rakyat akan diproses hukum tanpa ada permohonan maaf.

“Jangan bilang kita berteman atau bersahabat dan keluarga, jadi mencuri uang rakyat saya diamkan. Itu bukan tipikal Simon Nahak,” tandasnya. (*)