“Sementara utamakan anak-anak sarjana yang mau urus skripsi tapi terkendala uang itu kita bantu. Tapi yang benar-benar anak  tidak mampu. Bagaiamana cara kita ketahui anak tersebut tidak mampu secara ekonomik kita bisa lihat dari surat keterangan ekonomi lemah yang dikeluarkan kepala desa setempat,” pungkas Bupati Simon.

Sementara Wakil Bupati Malaka Louise Lucky Taolin, S.sos atau akrab dikenal dengan nama Kim Taolin tersenyum lebar karena wilayah Dapil III itu perlahan dibangun.

“Saya jujur kaget kalau Trans Kapitan Meo bisa disulap jadi kawasan perumahan sebab dulu ini hutan besar,” ungkap Kim Taolin.

Kim Taolin mengapresiasi kinerja Kadis Nakertrans. Menurutnya, ini contoh yang baik karena ada inovasi-inovasi baru yang muncul dari Dinas Nakertrans.

“Kita harap dinas-dinas kedepan bisa berkolarasi untuk membangun malaka lebih baik dan lebih baik kedepannya,” tandas Kim Taolin usai kepada wartawan usai kegiatan di aula Kantor Translok Kapitan Meo.

Merespons instruksi Bupati Malaka, Kadis Nakertrans Vinsensius Babu menjelaskan bahwa sebenarnya kawasan perumahan Trans Kapitan Meo dengan luas lahan 400 Ha itu sudah dipasang solar cell.