Menurutnya, komisi VIII DPR RI ini juga bermitra dengan BNPB dan juga Kementerian Sosial yang ditugaskan secara khusus untukĀ  mengahadapi kesiapsiagaan bencana. Kesiapsiagaan harus menjadi budaya masyarakat.

Smeentara mitigasi bencana juga penting karena melalui pendekatan scientific untuk mendeteksi bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dan tindakan-tindakan untuk menyelamatkan setiap orang.

Ace menambahkan, Komisi VIII bukan hanya melakukan koordinasi saja, tetapi juga harus komando dengan dari BNPB dan BPBD. “Kami ingin tekankan sebelum bencana terjadi pun sudah ada koordinasi dan komando karena kita sudah tahu potensi bencana itu dimana dan akan menimpa siapa saja. BNPB danĀ  BPBD harus menjadi garda terdepan untuk kita mewaspadai kebencanaan itu,” pungkasnya.

Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi MM mengatakan untuk mengantisipasi dan juga meningkatkan kesiapsiagaan bencana, maka kesadaran masyarakat pada bencana harus terus ditingkatkan.

“Kesadaran masyarakat tentang adanya bahaya bencana harus ditingkatkan. Masyarakat harus juga sadar dan tahu mengenai hal itu. Terus memantau prakiraan cuaca dan juga peringatan akan bencana yang datang. Sehingga nantinya bisa dilakukan evakuasi pencegahan yang lebih cepat dan juga mengurangi resiko yang lebih besar,” ungkap Wagub JNS.