Kupang, KN – Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendesak pemerintah Provinsi NTT untuk harus lebih kreatif dan inovatif dalam penggunaan APBD.

Desakan ini disampaikan, karena realisasi pelaksanaan belanja Tahun Anggaran 2021 sampai dengan 29 Oktober 2021 baru mencapai sebesar Rp3.960.197.937.585, atau 57,56%.

Juru bicara fraksi PAN DPRD NTT Jimur Siena Katrina mengatakan, serapan anggaran belanja tahun ini masih sangat rendah, padahal jangka waktu pelaksanaan program tinggal 2 bulan.

“Fraksi PAN mendesak pemerintah agar lebih serius dalam pengendalian target realisasi belanja anggaran berjalan yang tinggal 2 bulan saja, agar tidak menjadi penghambat pada tahun anggaran 2022,” kata Jimur Siena Katrina kepada wartawan, Senin 29 November 2021.

Terhadap persoalan ini, fraksi PAN juga meminta agar pemerintah Provinsi NTT harus lebih kreatif dan inovatif, sehingga realisasi belanja pada tahun 2022 nanti bisa lebih baik dari tahun ini.

Anggota DPRD NTT Komisi III ini juga menilai saat ini banyak program yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT belum mencapai hasil yang memuaskan masyarakat.