Air bersih juga penting bagi kemajuan ekonomi, diantaranya untuk warga desa yang fokus di pertanian maupun peternakan. Kontribusi ini juga sebagai pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan perhatian kepada masyarakat.
Air bersih dan sanitasi merupakan masalah klasik di Nusa Tenggara Timur. Karena itu, Julie Sustrisno Laiskodat yang merupakan anggota DPR dari Nusa Tenggara Timur, menginisiasi pembangunan sumur di Kabupaten Ngada.
Saat penentuan titik pengeboran sumur disaksikan anggota DPRD Kabupaten Ngada, dan aparat pemerintah Desa. Sementara proses pengeboran disepakati bersama oleh pemerintah desa, para petua adat serta keterlibatan masyarakat.
Proses pembangunan sumur pun cukup pelik, karena dalam survei geolistrik untuk menentukan titik lokasi kedalaman air bersih di permukaan tanah, tak lantas bisa langsung mendapatkan sumber air.
Selama proses pengeboran sumur, muncul tantangan, diantaranya, tanah yang terletak di lokasi pengeboran dilapisi batuan yang keras dan tebal. Cuaca ekstrem yang kerap terjadi seperti hujan lebat dan badai, hantaman pandemi Covid-19, juga menjadi faktor proses pengerjaan pengeboran menjadi
tidak mudah.



Tinggalkan Balasan