Di bidang pengelolaan uang rupiah, BI terus berupaya memenuhi kebutuhan uang di masyarakat dalam kondisi yang layak edar termasuk BI juga ada di 9 kas titipan yang tersebar di seluruh Provinsi NTT mencaai Rp 2,23 T.

“Dan tadi pada saat pertemuan tahunan di kantor pusat, kita mendapat apresiasi karena kas titipan yang ada di Sumba dan dikelola oleh Bank NTT,” ungkap Nyoman disambut tepuk riuh hadirin yang memenuhi ruangan di kantor BI itu.

Tak hanya itu melainkan Nyoman juga mengurai bahwa adapun jumlah uang yang masuk di NTT terhitung hingga triwulan III, mencapai Rp 5,91 T dengan pengelolaan uang keluar mencapai Rp 3,92 T.

“Karena itu BI menyampaikan terimakasih kepada Bank NTT dan BRI sebagai bank pengelola kas titipan sekaligus Brimob, Polairud, ASDP, Pelni dan maskapai atas dukungan dan kerjasamanya mendukung uang rupiah layak edar,” tandas Nyoman. (*)