WSBM lumba-lumba dilakukan pada pagi hari, saat laut umumnya tenang, sehingga waktu yang tepat untuk mencari lumba-lumba di Perairan Sulamu Semau. Kegiatan melihat lumba-lumba atau yang biasa disebut dengan dolphin watching dilakukan sebelum melakukan aktivitas di Pulau Semau, seperti snorkling.
Setelah itu, wisatawan diajak untuk kembali ke Kupang setelah makan siang. Untuk WSBM satu setengah hari, setelah dolphin watching, acara akan dilanjutkan dengan perjalanan ke Pulau Semau, sampai ke desa binaan BKKPN Kupang, yaitu Desa Naiken.
Desa yang berdekatan dengan Pantai Otan dan Liman ini mempunyai menara cetacean dan pengamatan hewan lain. Setelah puas dengan melakukan pengamatan dari Menara, wisatawan akan menginap di lokasi pilihan di Pulau Semau.
Nantinya, wisatawan dibebaskan untuk memilih penginapan, seperti membuat tenda sendiri di pinggir pantai, homestay lokal, maupun hotel. WSBM manta juga kurang lebih mempunyai jadwal perjalanan yang sama, dengan fokus interpretasi pari manta di Pulau Heleana.
Untuk wisata pendidikan, daerah ini menawarkan banyak sekali aspek untuk diteliti dan dikembangkan untuk program mahasiswa merdeka, penelitian, dan pendidikan lainnya. Mulai dari potensi mengembangkan program mahasiswa merdeka untuk prodi/kurikulum terkait ekologi, biologi, sampai ke acara pendidikan dasar untuk mahasiswa pencinta alam. (*)







Tinggalkan Balasan