Kupang, KN – Populasi hiu karang, pari manta dan cetacea saat ini sedang mengalami tekanan global, diantaranya oleh kegiatan perikanan dan pariwisata yang belum dilakukan secara bertanggung jawab, serta polusi di laut yang terus meningkat.
Perikanan memainkan peranan langsung
terhadap penurunan populasi biota tersebut. Di sisi lain, kelalaian pengelolaan wisata dan polusi dapat menyebabkan ketidaksesuaian dan degradasi habitat yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dari biota tersebut.
Dalam siaran Pers yang diterima media ini, Selasa 16 November 2021, Reef Check Indonesia sebagai salah satu penanggungjawab paket -3 dari proyek Coral Reef Rehabilitation and Management Program-Coral Triangle Initiative (COREMAP – CTI), yang dikelola oleh Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) – Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (BAPPENAS) sebagai implementing agency, berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan ilmiah spesies untuk mendukung usaha konservasi dan
pengelolaannya di Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat.
Ruang lingkup kegiatan yang dilaksanakan oleh Reef Check Indonesia diantaranya adalah penelitian untuk rekomendasi pengelolaan, serta pembangunan Wisata Spesies Berbasis Masyarakat (atau yang disingkat dengan WSBM) yang berkelanjutan untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Perairan Laut Sawu.
Berdasarkan kajian yang sudah dilakukan oleh tim Reef Check Indonesia, akhirnya memutuskan untuk memilih dua lokasi untuk pelaksanaan proyek ini yaitu Desa Oeseli di Rote dan Perairan Sulamu – Semau atau Teluk Kupang.
Dari dua lokasi tersebut memiliki daya tarik spesies yang berbeda; pari manta di Desa Oeseli Rote dan lumba-lumba di sekitaran Perairan Sulamu – Semau atau Teluk Kupang.
Tingginya minat masyarakat lokal untuk berwisata, menjadikan target pemasaran yang dicanangkan adalah kalangan wisatawan umum, khususnya wisatawan lokal dari Nusa Tenggara Timur.
Selain itu, kami juga menargetkan memasarkan paket wisata (dalam hal ini melihat lumba-lumba dan manta) sebagai bagian dari bidang studi program mahasiswa merdeka yang tengah dicanangkan pemerintah, proyek-proyek penelitian (magang/tugas akhir), summer camp, atau pengabdian masyarakat.







Tinggalkan Balasan