Ia menerangkan, demokrasi desa merupakan upaya sadar yang dilakukan oleh masyarakat desa untuk menentukan pemimpin desa tanpa paksaan dari pihak luar.
“Ini bagian dari bentuk menjalankan demokrasi yang mana semestinya, bahwa demokasi adalah pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat,” jelas Nardi.
Nardi berharap agar dari sekian banyak desa yang ikut berpartisipasi dalam ajang kontestasi pilkades serentak itu akan berjalan secara baik dan aman.
“Kita harap pesta demokrasi di tingkat desa yang terdiri dari 94 desa di kabupaten Manggarai akan menghasilkan pesta demokrasi yang berkualitas, dalam arti kepala desa yang yang terpilih benar-benar hasil dari demokrasi yang baik.” Harapnya.
Dia menambahkan, para camat harus selalu pro aktif hingga menciptakan pra kondisi bersama semua elemen masayarakat, khusus peranan dari kepolisian yang bertujuan untuk mengkawal Pilkades serentak yang akan berlangsung tetap damai dan sukses. (*)



Tinggalkan Balasan