Semesta
Semesta menyadarkanku bahwa tak ada orang yang bisa aku harapkan didunia ini.
Semesta menyadarkanku bahwa orang-orang akan datang dan pergi.
Semesta
Semesta memberikanku banyak kejutan.
Kejutan yang membuatku bahagia dan juga kejutan yang bisa membuatku sedih.
Semesta
Mengapa diriku selalu menyalahkanmu.
atas semua yang terjadi.
Walaupun aku tahu ini memang sudah jalannya.
Jalan untuk berdamai denganmu.
Semesta.
Bagian 4
Aku hanya butuh seseorang
Aku hanya butuh seseorang, seseorang yang bisa memelukku dikala peliknya hidup
Membutuhkanku sebuah kehangatan.
Aku hanya butuh seseorang, yang bisa mencintai diriku apa adanya.
Bukan karena fisikku,bukan karena parasku.
Tapi seseorang yang tulus mencintaiku dari hatinya.
Aku hanya butuh seseorang, yang bisa mendengarkan keluh-kesahku dikala aku tak tahu harus menceritakannya ke orang tuaku.
Aku hanya butuh…
Aku hanya butuh seseorang
Bagian 5
Hujan
Hujan dan Kesepian.
Tak kala aku sadar aku sudah berada ditahap bahwa aku membutuhkan seseorang.
Seseorang yang bisa mendengarkan keluh-kesahku.
Satu saja mungkin sudah cukup.
Kulihat dari kaca jendelaku.
Rintik hujan membasahi bunga yang tadi siang kutanam.
Berharap seseorang akan datang membawa sebuah bunga untukku.
Hujan semakin deras.
Namun aku tak kunjung melihat seseorang itu datang.
Yang kulihat adalah hujan dan angin yang. Saling beradu, seakan-akan mengatakan siapa yang paling kuat diantara mereka.
Lantas bagaimana denganku?
Apakah aku harus membisu dirumah tua ini.
Membayangkan seseorang yang tak akan pernah datang dalam hidupku.



Tinggalkan Balasan