Mantan Ketua Komisi V DPR RI ini menegaskan, bonus dan penghargaan untuk para atlet bukan karena mereka mendapat medali, tetapi penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama NTT.

“Tidak boleh takabur. Tetap latihan untuk mengikuti PON pada tahun 2024. Mudah-mudahan kalau Tuhan mengijinkan, kita akan open biding, kita minta supaya tahun 2028 PON bisa diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur,” ungkap Wagub NTT.

Sementara Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, PT. Bank NTT mendukung penuh proses pengembangan sektor olahraga di NTT.

Penghargaan yang diberikan kepada para atlet merupakan salah satu bentuk apresiasi dan motivasi yang baik, sehingga dapat memacu semangat untuk berlatih lebih giat lagi, agar bisa kembali mengharumkan nama NTT pada even kejuaraan nasional dan internasional mendatang.

“Bank NTT sebagai agen of development terus membangun NTT tidak terbatas pada infrastruktur dan ekonomi. Tapi melalui program human development goals dalam hal peningkatan SDM, kontribusi terhadap sektor ini menjadi komitmen Bank NTT. Termasuk untuk dunia olahraga” tandas Dirut Alex Riwu Kaho.