Selain itu, jagung tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan, tetapi juga digunakan sebagai bahan pakan ternak.

Dilaporkan Bupati Kupang bahwa program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) di Kabupaten Kupang untuk musim tanam April-September 2021, berhasil ditanam 535 Ha.

“Inilah rakyat kami. Kami milik bapak Menteri. Berdayakan kami hari ini dan esok, niscaya ada berkat di setiap harapan dan terpenting ada niat. Penguatan moral apa yang diucapkan, merupakan dorongan moral untuk kami bangkit,” tegas Masneno.

Menteri Pertanian RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH menyampaikan kehadirannya adalah untuk meninjau hasil kerja Bupati Kupang dan masyarakat dalam menyukseskan program TJPS.

Menurut Mentan, Kabupaten Kupang harus mampu jadi pertanian hebat dan percontohan bagi daerah lainnya di NTT.

“Kalau mau kaya atau tidak miskin maka harus bertani. Bila 1 hektar jagung menghasilkan 6 atau 7 ton, dengan harga 4 ribu/kilo maka menghasilkan 24 juta. Dari 24 jt tersebut ada biaya bibit, pupuk, obat-obatan paling 8 jutaan. Dari 24 jt kurang 8 jutaan, lumayanlah masih dapatkan keuntungan 16 jutaan dalam 100 hari,” urai Mentan.