“Karena sayang kalau anak yang berprestasi seperti ini, tidak melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya. Itu sayang sekali. Nanti dia sukses pasti dia punya peran dalam membangun Manggarai,” tandas Kapolres AKBP Mas Anton.

Sementara Ketua Bhayangkari Ny. Reza Mas Anton juga turut memberikan bantuan berupa sembako dalam rangka memperingati hari kesatuan gerak Bhayangkari yang ke-69 tahun.

“Kami Bhayangkari cabang Manggarai melakukan kegiatan sosial kepada masyarakat yang kurang mampu, seperti yang tidak memiliki listrik. Kami juga menyerahkan sembako untuk mereka,” tandas Ketua Bhayangkari Ny. Reza Mas Anton.

Ia berharap agar bantuan tersebut dapat di manfaatkan dengan baik oleh masyarakat, walaupun jumlahnya tidak seberapa.

Istri Stanislaus yaitu Sofia Banul (49) mengisahkan, sejak awal dibangun, rumah mereka memang dialiri listrik. Namun sejak 2015, mereka memlih untuk tidak menggunakan meteran listrik, karena tidak punya biaya.

“Selama tiga tahun juga kami memakai aliran listrik dari tetangga, tetapi itu hanya dipakai untuk malam saja, setelah itu dicabut lagi,” kisahnya.

Meski demikian, Stanislaus, Sofia anak-anak mereka yang sedang mengenyam pendidikan baik yang duduk bangku sekolah SD hingga SMA tetap semangat untuk menjalani hidupnya.

“Puji Tuhan anak-anak juga mendapatkan prestasi di sekolah, baik juara dalam perlombaan maupun juara di kelasnya sehingga mereka mendapatkan beasiswa,” kata Sofia.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Polres Manggarai dan PLN yang telah memberikan bantuan meteran listrik tersebut, sehingga kebutuhan mereka sudah terjawab.

“Terima kasih banyak, atas bantuan Pak Kapolres dan PLN. Keinginan kami terpenuhi. Semoga bantuannya tidak sampai di sini saja dan semoga kebaikan kalian semua Tuhan lah yang akan membalas,” ungkap Sofia sambil meneteskan air mata. (*)