Selain itu, kata Tadeus, pandemi ini juga memaksa masyarakat untuk terampil dalam penggunaan digital.

“Bayangkan, orang-orang dewasa yang sebelumnya tidak dapat mengakses digital, pada akhirnya turut ikut dan berkembang kemampuan digitalnya karena masa pandemi ini membuat akses manusia dengan dunia luar semakin sempit, justru digital lah yang membantu memperluasnya. Disaat seperti inilah dibutuhkan Kreativitas untuk dapat mengembangkan kemampuan dan manfaat dari digital itu sendiri,” tuturnya.

Kemudian pada kesempatan yang sama, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Hasyim Gautama dalam sambutannya menyampaikan bahwa di tengah kondisi pandemi peranan dari teknologi informasi menjadi sangat sentral.

“Kita berusaha mengajak rekan-rekan untuk semua untuk berliterasi digital dalam masa pandemi khususnya kita tetap berusaha untuk bangkit ekonomi kita. Kalau di Jawa angka COVID-19 sudah turun, mudah-mudahan di Manggarai Timur juga turun,” ungkapnya.

Situasi seperti ini, lanjut Hasyim, menjadikan kebiasaan baru.