“Kita berusaha mengajak rekan-rekan untuk semua untuk berliterasi digital dalam masa pandemi khususnya kita tetap berusaha untuk bangkit ekonomi kita. Kalau di Jawa angka COVID-19 sudah turun, mudah-mudahan di Manggarai Timur juga turun,” ungkapnya.
Situasi seperti ini, lanjut Hasyim, menjadikan kebiasaan baru.
“Kebiasaan baru ini bukan kebiasaan lama yang diperbaharui tetapi kebiasaan baru dengan era digital. Semua kita harus terbiasa dengan pola tranformasi digital. Dalam dunia digital diperlukan kreativitas yang sangat tinggi. Tadi Pak Asisten sudah sampaikan dengan membuat konten-konten positif untuk upload di internet seperti potensi desa, potensi wisata, potensi daerah, dan potensi ekonomi. Semua potensi-potensi ini kita unggah ke internet sehingga kita lebih dikenal,” terangnya.
Sementara itu, Perwakilan Diskominfo Manggarai, Patrysius P. Anggo dalam materinya menekankan pada pentingnya menguasai informasi dan teknologi di tengah keterbatasan SDM dan infrastruktur.
“Walaupun dengan SDM yang terbatas dan dukungan infrastruktur yang juga masih terbatas, tetapi kita tetap berupaya di Manggarai Timur. Perlu saya jelaskan sedikit bagaimana dinas Kominfo bekerja terutama di kabupaten Manggarai Timur. Kami dari tahun 2016 sampai 2018 sebetulnya sudah menyelenggarakan berbagai event pertunjukan tingkat kabupaten, disitu ada lomba tentang danding, mbata, paduan suara, dan lain-lain, dan kemudian kita tayangkan melalui Manggarai Timur TV di chanel youtube yang bertujuan untuk mengkampanyekan budaya di Manggarai Timur,” tutur Anggo.
Kalau kita bicara literasi digital, jelas Anggo, kita berbicara terkait infrastruktur.
“Bantuan dari Kemkominfo di Manggarai Timur terutama terkait bantuan menara BTS sejak tahun 2019 ada 8 menara BTS. Kondisi kita punya, ada sekitar 40% wilayah di Manggarai Timur yang belum terjangkau jaringan internet. Kita patut bersyukur karena provider telekomunikasi itu juga membantu menaranya, ada sekitar 48 menara telekomunikasi dari provider telkomsel dan yang lain yang sudah melayani masyarakat kabupaten Manggarai Timur dan sudah memiliki IMB. Kami ucapkan terima kepada Pak Menteri Jhony G. Plate karena pada tahun 2021 mengcover 40% lebih wilayah yang belum tercover jaringan internet. Kita juga mengucapkan terima kasih kepada Kemkominfo karena pada tahun ini segala keluhan akan dijawab dengan pembangunan 66 menara BTS di kabupaten Manggarai Timur,” jelasnya.







Tinggalkan Balasan