Ruteng, KN – Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang jatuh pada hari ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengenbangan Daerah (Bappelitbangda) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan sertifikat atas pencapaian 100 persen bebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Pemerintah daerah juga menandatangani komitmen bersama untuk 100 persen akses Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di 171 Desa/Kelurahan di Kabupaten Manggarai.

Selama kurang lebih 3 tahun Pemerintah Kabupaten Manggarai telah berupaya untuk pemenuhan sarana Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang mendukung implementasi kesetaraan gender dan inklusi sosial (STBM-GESI).

Berbagai kampanye dan advokasi telah dilakukan berkolaborasi dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan telah menjangkau lebih dari 300.000 jiwa.

“Capaian ODF Kabupaten Manggarai membuktikan bahwa masyarakat yang beradab. Untuk mencapai pilar-pilar selanjutnya kita harus melibatkan sebanyak mungkin pihak sampai ke desa-desa untuk menggerakkan masyarakat,” ujar Herybertus G. L. Nabit, Bupati Manggarai seperti dikutip dari Siaran Pers Plan Indonesia.

Sementara Kepala Bappelitbangda NTT, Kosmas D. Lana, menyampaikan selamat kepada Pemkab Manggarai yang beberapa waktu lalu resmi ditetapkan sebagai Kabupaten ke-4 di Provinsi NTT yang mendeklarasikan stop buang air besar sembarangan.

“Ini sesuatu prestasi yang luar biasa. Yang kelihatannya sepele, tetapi menurut kita semua dampaknya sangat luar biasa,” kata Kosmas dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, deklarasi stop buang air besar sembarangan di Kabupaten Manggarai sudah diverifikasi oleh tim dari Provinsi NTT bekerja sama dengan Plan Indonesia.

Verifikasi tersebut berdasarkan sejumlah variabel, indikator, dan kriteria dan semua aspek ini sudah terpenuhi oleh Pemkab Manggarai.

“Kita coba memberitakan kepada NTT, untuk nantinya membuat satu deklarasi komitmen, untuk mencanangkan pilar kedua cuci tangan pakai sabun, nanti rampung pada bulan Desember,” katanya.