Namun, kata dia, pihaknya telah menyepakati untuk dijemput oleh kelompok Muaythay Camp dan Laskar Timor Indonesia (LTI) jauh hari sebelum pulang ke Kota Kupang.
“Memang benar kemarin ada penjemputan dari pemerintah. Tetapi jauh-jauh hari sudah dinformasikan bahwa kawan-kawan akan menjemput. Jadi kita sudah fix sama mereka untuk dijemput dengan mobil itu,” terangnya.
Dia menambahkan, ia berhasil meraih medali emas karena tidak lepas dari persiapan yang dilakukan sebelum bertanding pada PON Papua XX 2021.
“Persiapan lumayan matang. Karena PON sebenarnya 2020, tetapi ditunda, sehingga persiapan saya memang sudah matang,” jeasnya.
Susanti berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan seluruh Cabang Olahraga (Cabor) khusunya Muaythai, sehingga ke depannya banyak peminat dan lebih berkembang di NTT
Siapkan Bonus dan Hadiah
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) juga menawarkan sejumlah hadiah menarik kepada para atlet yang berhasil mengharumkam nama NTT pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX 2021.



Tinggalkan Balasan