“Mudah-mudahan pihak PLN bisa menjawab harapan-harapan dari masyarakat Dusun Wae Ciu. Sebenarnya cukup lama kita menunggu 2 tahun, kita berharap mudah-mudahan terealisasi di akhir tahun 2021. Soal nanti 2022 baru nyala, tidak masalah. Intinya ada harapan untuk masyarakat, misalnya pasang tiang dan kabel. Itu sudah cukup buat kami,” harap Ferdinandus.
Kades Satar Padut Fabianus Kabun mengatakan, warga dusun Wae Ciu saat ini sangat membutuhkan listrik, karena dengan kehadiran listrik, kehidupan warga setempat bisa mengalami kemajuan.
Ia menyebut, kehadiran listrik pula dapat meningkatkan perekonomian warga, karena mereka bisa memanfaatkan listrik sebagai sumber energi untuk membuka sejumlah usaha.
“Kami tetap menungggu karena sebagian masyarakat merasa kecil hati, sementara beberapa dusun dalam satu desa sudah dialiri listrik semua dan tinggal satu dusun saja yang belum,” jelas dia.
Sementara Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Bona Ngendo mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PLN Ruteng karena telah merespon positif kehadiran masyarakat Desa Satar Padut.



Tinggalkan Balasan