“Sehingga UMKM dijuluki sebagai si kecil yang memiliki peran yang sangat besar. Karena mereka kita butuhkan hampir setiap hari,” terangnya.

Dia menyebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan bulan Oktober sebagai bulan inklusi keuangan, seperti yang telah diaksanakan pada tahun sebelumnya.

OJK akan mengadakan 500 lebih kegiatan, dengan menghadrkan peserta sebanyak 42.000 orang, untuk mensosialisasikan terkait kredit dan bisnis mecing bagi pelaku UMKM.

“Ini merupakan program khusus yang akan dilakukan OJK pada bulan Oktober mendatang. Karena saat ini UMKM kita masih susah mengakses modal untuk usaha mereka,” ucapnya.

Dia menambahkan, pemerintah juga harus sosilisasikan aplikasi Sistem Informasi Data Online (Si Donal) kepada pelaku UMKM, sehingga dapat mengakses berbagai informasi terkait UMKM.

“Apakah semua pelaku usaha tahu tentang fasilitas yang disiapkan pemerintah. Dan pemerintah harus siapkan RAP khusus bagi pelaku UMKM demi mengembangkan produk mereka,” tandasnya. (*)