Pengantar Redaksi
Kiprah pengacara muda Adhitya Nasution bersama tim di level nasional tidak bisa dipandang sebelah mata. Pria yang sukses mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale saat memenangkan persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) itu, punya segudang pengalaman. Meski usianya masih muda, Adhitya Nasution ternyata punya visi dan misi yang sangat matang. Profesi yang digeluti selama bertahun-tahun itu telah menorehkan namanya sebagai salah satu advokat yang patut diperhitungkan secara nasional atau bahkan internasional. Ia juga sukses membangun Kantor Pengacara Adhitya Nasution & Partners (ANP) dan mendampingi sejumlah persoalan hukum di Indonesia. Seperti apa sejarah awal Adhitya Nasution memilih dan menggeluti dunia advokat? Simak petikan wawancara khusus Koranntt.com bersama Adhitya Nasution tentang perjalanan karirnya menjadi advokat dan komitmennya membangun masa depan hukum di NTT yang lebih objektif dan rasional, berikut ini.
Pak Adhitya, anda dikenal sebagai salah satu tokoh muda yang selama ini bergelut dalam bidang advokasi hukum. Kira-kira apa motivasi anda untuk terjun ke dunia hukum dan memilih menjadi pengacara?
Motivasi saya untuk terjun ke dunia advokasi itu, karena orang tua merupakan salah satu penggiat di dunia hukum. Saya sendiri memilih jalur yang berbeda yaitu menjadi advokat. Tetapi basicly, terjun ke dunia hukum itu merupakan pilihan saya pribadi. Saya merasa tantangannya lebih banyak, dan kita tidak terikat dalam suatu dunia kedinasan. Jadi lebih leluasa untuk bekerja dan juga bisa memberikan banyak manfaat ke masyarakat luas.
Bagaimana anda mengawali karir sebagai seorang pengacara?
Saya memulai karir saya yaitu pada tahun 2014. Saat itu saya mulai bergabung dengan salah satu firma hukum di Jakarta, dan sempat menangani beberapa corporate. Saya bergabung dengan Kongres Advokad Indonesia dan saat ini saya juga sebagai pengurus di DPP maupun di Dewan Perwakilan Daerah KAI.
Salah satu pencapaian yang sangat fenomenal adalah saat anda bersama tim mengadvokasi kasus Pilkada Sabu Raijua. Kenapa memilih mengadvokasi kasus Pilkada Sabu Raijua? Apakah ada alasan tertentu?







Tinggalkan Balasan