“Pada prinsipnya vaksinasi ini untuk melindungi ibu hamil dari COVID-19 dan juga memproteksi bayi dan janin yang di kandungnya dari COVID-19,” ungkap Yasinta.
Ia menambahkan, resiko dan tenggang waktu vaksinasi untuk ibu menyusui tidak berpengaruh terhadap proses menyusui anak.
“Tidak ditentukan berapa jam, semua ibu menyusui, proses menyusui itu seperti biasa, mereka boleh menyusui,” tegasnya.
Tidak hanya itu Yasinta juga berpesan kepada peserta vaksinasi agar tetap semangat dan tidak boleh merasa takut. Pasalnya vaksinasi tersebut merupakan upaya untuk melindungi diri dan keluarga.
“Pesan saya, tetap semangat untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Jangan pernah takut untuk divaksin karena vaksin ini akan melindungi mereka, janin, anak, keluarga juga kita semua,” tutupnya. (*)



Tinggalkan Balasan