Jhon menuturkan, kerja sama yang dilakukan, pihaknya menargetkan dua tujuan pencapaian, yaitu akselerasi kepemilikan akte kelahiran, penyadaran, peningkatan kapasitas masyarakat agar memahami hak-hak anak, dan pemenuhan hak sipil anak, serta mendukung pencanangan Ende sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) di tahun 2023 mendatang.

Setiap Mahasiswa/i ditargetkan untuk melakukan pencetakan atau memverifikasi sepuluh akta kelahiran, sehingga mampu meningkatkan sekitar dua ribu akta kelahiran bagi anak-anak yang belum memilikinya.

“Selain itu, para Mahasiswa STPM Santa Ursula Ende, yang melakukan KKN tematik, akan melakukan sosialisasi, dan pendistribusian akta kelahiran kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan demikian, dirinya berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat bermanfaat bagi kepentingan masyarakat umum.

Sementara Bupati Ende, Djafar Ahcmad, mewakili pemerintah menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama yang dilakukan bersama LSM, maupun para akademisi untuk mempercepat kerja Pemerintah Daerah.