Alfia menambahkan, program sosialisasi pengeloahan limbah batok kelapa menjadi arang bricket ini tidak hanya menjadi program khusus untuk masyarakat desa Waibao.

Video sosialisasi pengolahan limbah batok kelapa menajdi arang bricket pun kini bisa dinikmati oleh khalayak ramai setelah di unggah pada kanal Youtube KKN-PPM UGM Arata Bunga.

Dosen pembimbing KKN Arata Bunga, Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi, S.S., M.A pun turut mendukung program yang dikerjakan oleh anak didiknya tersebut.

Menurutnya, program tersebut bisa menjadi solusi dalam permasalahan yang ada di desa Waibao.

“Program sosialisasi memang tidak bisa dilakukan secara langsung atau luring. Namun, teknologi yang dikuasai oleh mahasiswa juga tidak membuat mereka putus asa. Perkembangan media memang menjadi ujung tombak pada KKN kali ini. Program ini pun dapat menjadi pemantik bagi masyarakat di Desa Waibao,” ujar Ghifari.

Sementara Darius, selaku Sekretaris Desa Waibao mengaku sangat puas dengan sosialisasi pengolahan limbah batok menjadi arang bricket yang dikerjakan oleh kelompok KKN-PPM UGM Arata Bunga.