“Termasuk juga bagaimana mencari terobosan-terobosan untuk memperluas akses pembiayaan seluas-luasnya kepada semua lapisan masyarakat,” kata Robert Sianipar.

Ia menjelaskan, sejak tanggal 20 Agustus 2021, telah dilaksanakan berbagai kegiatan aksi sosial dalam rangka pengukuhan TPAKD Provinsi dan Kabupaten/Kota di NTT.

“Kita bersama-sama telah memberikan bantuan sembako. Tentunya ini membutuhkan sinergitas yang sangat baik untuk bersama pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi,” ucap Robert Sianipar.

Ia berharap dengan kegiatan dan program literasi keuangan yang dilaksanakan oleh TPAKD, masyarakat NTT semakin paham produk dan jasa yang diberikan oleh lembaga keuangan formal, sehingga setelah paham bisa langsung mengajukan pinjaman akses permodalan.

Sianipar menyampaikan, ada beberapa program kerja yang sudah dilaksanakan oleh TPKAD yang sudah ada saat ini, dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat seperti di Kabupaten Flores Timur.

“Di sana kita berikan Kredit Merdeka dari Bank NTT. Ini merupakan sebuah produk untuk memberantas atau melawan praktek ijon. Kemudian juga bagaimana kita memperluas akses KUR (Kredit Usaha Rakyat), kita juga mendesain ekosistem pembiayaan produk unggulan atau sektor prioritas seperti peternakan maupun pertanian, serta meningkatkan kebiasaan menabung sejak dini kepada anak-anak sekolah melalui program satu rekening, satu pelajar,” urai Kepala OJK Robert Sianipar.