“Acara pengukuhan pengurus organisasi TPAKD Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT dirangkai dengan kegiatan riil keuangan atau pembiayaan ekonomi masyarakat, dengan prinsip kolaboratif, partisipatif dan sustainability,” jelas Lery Lupidara.
Ia menambahkan, panitia penyelenggara dimotori Pemerintah Provinsi NTT dibawah koordinasi Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan; Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTT, BPD Bank NTT, KPw Bank Indonesia Provinsi NTT, DJPb Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Kupang termasuk Kecamatan Semau dan Semau Selatan, serta Pemerintah Desa Otan dan Desa Uitiuhtuan di Semau Kabupaten Kupang.
Pengukuhan tanggal 27 Agustus 2021 didahului dengan rangkaian kegiatan capacity building, penyerahan bantuan, vaksinasi, pembiayaan, kredit, lomba dan transaksi komoditi unggulan daerah.
“Keberlanjutan dengan partisipasi masyarakat merupakan sasaran besar yang ingin dicapai melalui kegiatan di Desa Otan Pulau Semau ini. Kegiatan ini
memang di bawah payung TPAKD, tetapi tidak sekadar oleh dan untuk TPAKD tetapi keuangan dan perekonomian dalam arti luas dengan partisipasi semua elemen masyarakat dan daerah,” imbuh Karo Ekonomi Setda Provinsi NTT, Lery Rupidara.
Kepala OJK Provinsi NTT, Sianipar menyampaikan, TPAKD merupakan forum untuk meningkatkan kerja sama antar stakeholders, dengan tujuan agar Industri Jasa Keuangan bisa berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Termasuk juga bagaimana mencari terobosan-terobosan untuk memperluas akses pembiayaan seluas-luasnya kepada semua lapisan masyarakat,” kata Robert Sianipar.
Ia menjelaskan, sejak tanggal 20 Agustus 2021, telah dilaksanakan berbagai kegiatan aksi sosial dalam rangka pengukuhan TPAKD Provinsi dan Kabupaten/Kota di NTT.
“Kita bersama-sama telah memberikan bantuan sembako. Tentunya ini membutuhkan sinergitas yang sangat baik untuk bersama pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi,” ucap Robert Sianipar.
Ia berharap dengan kegiatan dan program literasi keuangan yang dilaksanakan oleh TPAKD, masyarakat NTT semakin paham produk dan jasa yang diberikan oleh lembaga keuangan formal, sehingga setelah paham bisa langsung mengajukan pinjaman akses permodalan.







Tinggalkan Balasan