Lody Moa meminta para Kades untuk mempercepat progres pembagian BLT yang bersumber dari Dana Desa dan persiapan pelaksanaan Pilkades serentak, serta mengevaluasi penggunaan anggaran 8 persen dari Dana Desa untuk pencegahan dan penanganan COVID-19 di Kecamatan Ruteng.

Terkait anggaran 8 persen dari Dana Desa untuk penanganan COVID-19, Plt. Camat Ruteng Lody Moa meminta kepada para Kades yang menjabat sebagai Ketua Satgas COVID-19 tingkat Desa, untuk segera menyiapkan salah satu atau dua rumah di Desa, untuk dijadikan tempat isolasi terpusat bagi warga desa yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Kedua, Lody Moa meminta perhatian para Kepala Desa, untuk memperhatikan disiplin kerja, juga kepada seluruh perangkat Desa di Wilayah Kecamatan Ruteng, agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai ada warga masyarakat yang kecewa dan tidak puas karena pelayanan kita yang kurang baik, juga komitmen seluruh Kepala Desa dan Perangkat Desa untuk bekerja keras dan kerja cerdas menyukseskan seluruh agenda dan program kerja pemerintah Kabupaten Manggarai, agar terwujud Visi Bupati dan Wakil Bupati Manggarai yakni, Manggarai yang maju, adil dan berdaya saing. Kemudian para kepala Desa diminta untuk melakukan terobosan-terobosan, inovasi-inovasi di Desa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa,” ungkap Lody Moa.

Ketiga, terkait dengan pelaksanaan Sabtu bersih, Lody Moa meminta agar seluruh Kepala Desa dan perangkat Desa mengorganisir warga masyarakat untuk melaksanakan kerja Bakti bersama setiap hari Sabtu di wilayah Desa/Kelurahan, Dusun, RT/RW se-Kecamatan Ruteng.

Kepala Desa dan seluruh perangkat Desa sebagai penggerak warga masyarakat di Kecamatan Ruteng untuk membersihkan lingkungan dan drainase di wilayah Desa masing-masing.

Khusus para Kepala Desa dan Lurah yang wilayah kerjanya berada di sepanjang jalan utama (jalan Negara/Kabupaten/Desa), agar wajib membersihkan semua kotoran sampah, terutama sampah plastik yang tersebar di sepanjang tepi jalan.

Keempat, semua Kepala Desa diminta membuat daftar inventaris masalah yang ada di wilayah Desa agar segera dilaporkan, untuk menjadi prioritas penanganan dan penyelesaian.