Rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari ini adalah sebagai langkah awal untuk mengawal seluruh tahapan Pilkades serentak dan untuk mengantisipasi berbagai potensi permasalahan yang timbul.
Karena itu menurut Thomas Ola, tugas panitia adalah memberikan edukasi, pemahaman yang kondusif dan meyakinkan masyarakat dan juga para calon kepala desa untuk menciptakan demokrasi yang jujur dan adil.
“Kunci utama ada pada panitia. Panitia harus solid. Kita harus solid,” ucap Thomas Ola.
Politisi Partai Demokrat itu mengingatkan bahwa sebelum adanya demokrasi di tingkat Nasional, demokrasi itu sudah mulai terjadi di moting maung, di oring, di ebang yang dilaksanakan dengan duduk bersama di bangku dan berdiskusi tentang seorang pemimpin. Kerifan lokal itu diangkat dan dirumuskan menjadi sebuah produk hukum demokrasi.
Plt. Bupati Lembata Thomas Ola juga menjelaskan, tahapan Pilkades serentak tahun 2021 di Kabupaten Lembata saat ini telah melewati tahap persiapan, pembentukan panitia dan pengawas.
Setelah itu, dilanjutkan dengan tahapan lainnya yakni pengumuman pendaftaran bakal calon kepala desa, penelitian kelengkapan syarat administrasi, klarifikasi keabsahan dan pelaksanaan seleksi tambahan, penetapan calon kepala desa, penyusunan daftar pemilih sementara, pengumuman daftar pemilih sementara dan perbaikan daftar pemilih. Kemudian penetapan daftar pemilih tetap, pelaksanaan kampanye dan pemungutan suara hingga penetapan kades terpilih.



Tinggalkan Balasan