Sementara Ketua Dekranasda NTT, Julie Laiskodat menyampaikan, dirinya sangat berharap dan memiliki tekad besar untuk mengumpulkan semua jenis karya dari pelaku UMKM yang ada di Provinsi NTT.

Menurutnya, keinginannya itu bukan semata untuk mengejar profit. Tetapi hanya ingin membantu dan memberdayakan semua pelaku UMKM di Nusa Tenggara Timur, untuk terus berkarya dan mengembangkan semua potensi, khususnya kain tenun.

“Sehingga saya lebih pilih membangun hubungan baik dengan DPRD, karena mereka memiliki Dapil. Sehingga mereka bisa membantu saya dalam memantau semua potensi kain tenun di Dapil mereka masing-masing, untuk diberitahukan kepada saya,” jelasnya.

Dia menegaskan, penenun di NTT harus memiliki mental enterpreneur yang mampu menjadi contoh untuk Dekranasda lain yang ada di Indonesia, dan Dekranasda NTT juga harus menjadi panutan.

“Sekarang Komisi II DPRD NTT telah mendukung penuh Dekranasda, sebagai perpanjangan tangan untuk memantau semua potensi kain tenun yang ada di Dapil mereka. Sehingga Dekranasda NTT ini menjadi sebuah wadah untuk menampung semua hasil karya tenun masyarakat NTT,” jelasnya.