Afni yang merupakan anak sulung dalam kekuarga, kini hidup bersama kedua orang tuanya dan tiga orang adiknya yang masih kecil. Mereka adalah Yohanes Jeklin Abut (17), Servas Nanggur (14), serta Yevrita Jaya yang masih berusia 7 tahun.

Gadis lulusan SMK Widya Bakti Ruteng tahun 2020 itu bahkan harus putus sekolah, lantaran keterbatasan ekonomi. Keadaan kedua orang tuanya yang mengalami gangguan jiwa, memaksa Afni harus mengambil jalan tersebut, meskipun sangat pahit.

Pasca putus sekolah, Afni harus bertanggung jawab, menjadi tulang punggung keluarganya. Afni sempat bekerja selama 8 bulan sebagai pembantu rumah tangga di salah satu perumahan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, namun dipanggil pulang ke kampung pada November 2020, karena keadaan kedua orang tuanya memburuk.

“Karena bapak dan mama sudah sakit begini, saya pulang kak. Dan siapa lagi yang mengurusi mereka, kalau adik-adik saya kan jelas belum bisa mengurus,” kata Afni kepada Koranntt.com belum lama ini.

Sebagai anak sulung, ia mengaku harus banting tulang, untuk bertanggungjawab penuh terhadap ekonomi keluarganya.