Gubernur Viktor berharap, agar Kementerian Parekraf bisa melatih staf mulai dari Eselon 3 dan Eselon 4 lingkup Pemprov NTT, untuk memahami tentang pariwisata. Sehingga mereka punya kemampuan bergerak cepat, menyiapkan program-program pemerintah, untuk dapat memotong rantai kemiskinan dan membawa masyarakat pada kesejahteraan.

“Saya ingin dalam waktu yang tidak terlalu lama kurang lebih 2 minggu dari sekarang, tim dari Jakarta datang bersama dengan kami di NTT untuk nanti mulai sama-sama turun ke masyarakat mengajarkan pada masyarakat kita,” ucapnya.

Ia menmabahkan, perlu ada kerjasama kelembagaan yang baik mulai dari Pemerintah, lembaga masyarakat, lembaga adat, koperasi, BUMDES dan UMKM dalam mengembangkan sektor pariwisata.

“Ini harus ada dalam praktik lapangan yang satu pikiran dan sejalan. Kita jangan hanya berbicara dalam talkshow atau webinar saja. Harus aktif dilapangan,” tegas Gubernur NTT.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S. Uno mengatakan, Pembangunan pariwisata berkelanjutan akan menjadi kunci bagi pemulihann ekonomi nasional juga mendorong kesejahteraan masyarakat.